Mengatasi Saluran Pembuangan Air Yang Mampet

Kamu pasti pernah mengalami saluran mampet baik dari wastafel, pembuangan air di kamar mandi, maupun wc kan?

Dalam beberapa kasus, masalah tersebut mudah diatasi dengan menyiram atau menyemprotkan air ke saluran tersebut. Tapi dalam kasus-kasus tertentu, cara ini ternyata tidak mempan mengatasi saluran mampet tersebut. Bahkan, terkadang kitapun menambahkan bubuk soda api yang biasa di jual di toko bahan bangunan, dan hasilnya tetap sama. Mampet gak hilang. Read the rest of this entry »

Leave a Comment

Mempercantik halaman dengan pot bunga kayu

Sudah umum jika kiat melihat pot bunga berbahan plastik, keramik ataupun semen dikarenakan mudah untuk dikerjakan secara massal dan bahan baku yang berlimpah ruah. Namun demikian tidak dengan pot bunga berbahan kayu. Selain bahan baku yang sangat terbatas, terutama dengan menggunakan kayu pilihan, pembuatannya juga sangat ‘individual’ banget dan tidak mudah khususnya yang memiliki desain melengkung. Menyatukan kayu harus memiliki derajat pemotongan yang mendekati presisi agar tidak terdapat gap yang merusak keindahan pot kayu itu sendiri.
Read the rest of this entry »

Leave a Comment

Fenomena krim pengencang vagina

Kenikmatan dalam hubungan seks memiliki sensasi yang tersendiri bagi setiap pasangan. Tidak hanya kaum pria, kaum wanita pun sangat menginginkan sensasi tersebut ketika berhubungan intim. Akan tetapi, terdapat beberapa faktor yang bisa mengurangi sensasi tersebut. Faktor usia, sering berhubungan intim, ataupun telah memiliki anak merupakan hal yang dapat menurunkan “performance” organ kewanitaan, terutama dalam hal kontraksi, jepitan, dan sensitifitas.

Tidak itu saja, kondisi tersebut juga dapat berdampak pada pasangannya dimana sulitnya mendapatkan kepuasan seks seperti saat masih muda dulu. Terkadang mereka sambil berfantasi dengan membayangkan wanita lain agar cepat mendapatkan klimaks. Tentu saja kebanyakan dari kaum pria enggan untuk mengutarakannya kepada pasangannya.
Namun hal tersebut adalah manusiawi jika masing-masing pasanga ingin merasakan sensasi seks seperti saat mereka masih muda dulu. Tidak hanya “keluar-masuk” kemudian klimaks dan tidur lelap.

Terlepas dari kenyataan tersebut, kaum wanita selayaknya tidak perlu khawatir dengan performa organ kewanitaannya karena ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kekencangan, elastisitas, dan kontraksi dari organ-organ intim kewanitaan..

Latihan kegel merupakan solusi yang biasa direkomendasikan oleh para ginekolog untuk menjaga kekencangan vagina, terutama bagi wanita yang telah melahirkan. Namun latihan ini harus rutin dilakukan agar mencapai hasil yang maksimal. Cara lain yang akhir-akhir ini ramai diperbincangkan adalah penggunaan krim pengencang vagina atau yang biasa disebut “vaginal tightening cream”. Dari beberapa referensi yang ada, seperti intivar.greenliveforever.com atau medscape.com dan beberapa lainnya, cara ini memiliki mekanisme yang sama dengan fungsi hormon estrogen dalam mengembalikan kekencangan dan elastisitas organ kewanitaa. Hormon ini akan berkurang seiring bertambahnya usia sehingga pengunaan krim tersebut dapat menganti peranan hormon tersebut dalam meremajakan organ kewanitaan.

Cara lain adalah dengan metode operasi yang tentunya berbiaya mahal dan bukan tanpa resiko. Operasi ini biasa disebut Vaginoplasty. Beberapa artis telah melakukannya agar bisa memberikan kepuasan “prima” terhadap pasangannya saat berhubungan intim.

Terlepas dari itu semua, anda bisa mencobanya dulu dengan latihan kegel jika memang dampak penurunan sensasi seks sudah menganggu keharmonisan hubungan anda atau sekedar ingin berbagi pengalaman yang ‘fantastis’ dengan pasangan anda saat berhubungan intim.

Leave a Comment

Semakin Digemarinya Semen Mortar

Akhir-akhir ini, pencarian informasi seputar semen mortar semakin marak dan diminati. Selain beberapa kelebihan yang dimilikinya, harganya pun ternyata tidak jauh berbeda dengan semen konvensional dan bahkan cenderung lebih murah. Namun demikian, informasi tentang semen instan ini sangat jarang kita dapati ketika kita ingin membeli semen di toko bangunan. Kebanyakan pemiliki toko tidak begitu tertarik untuk menyarankan atau menawarkan jenis semen ini dikarenakan mereka sendiripun tidak menyediakan produk ini atau ketidak tahuan calon pembeli tentang keberadaan semen ini.

Bukanlah hal yang baru jika kualitas pasangan bata, plesteran, acian, dan pasangan keramik tidak bisa bertahan lama atau bahkan sangat singkat. Dinding dan plesteran yang retak, serta keramik yang goyang adalah contoh kasus yang sering dijumpai meskipun pengerjaannya masih tergolong baru. Seandainya semen mortar yang digunakan untuk fungsi-fungsi tersebut, maka hal-hal tersebut sangatlah sulit ditemukan karena daya rekatnya jauh lebih tinggi.

Perbedaan dalam kualitas daya rekat ini ditentukan oleh komposisi dari semen itu sendiri yang menggunakan campuran khusus, termasuk diantaranya penggunaan abu vulkanik serta bahan-bahan kimia tertentu membuat kualitas bangunan seperti layaknya konstruksi grade A yang banyak digunakan pada bangunan-bangunan perkantoran berlantai banyak. Bayangkan jika kualitas tersebut digunakan pada bangunan rumah tinggal biasa, tentunya kepuasan yang didapatkan jauh lebih tinggi dengan biaya yang hampir sama dengan penggunaan semen biasa. Jika anda inging bangunan rumah anda sekelas gedung-gedung pencakar langit, silahkan coba pakai semen jenis ini. Pasti anda akan sangat puas.

Leave a Comment

Tarif Penyeberangan Kapal Ferry Indonesia 2015

Dalam rangka menjelang lebaran 1436H ini, masih banyak calon pemudik yang belum tahu berapa kira-kira tarif penumpang atau kendaraan untuk penyeberangan melalui kapal ferry diberbagai wilayah Indonesia.

Untuk tahun 2015 ini, dengan asumsi harga BBM Rp 6.750 hingga Rp 7.240, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengeluarkan tarif terbaru yang berlandaskan pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 63 Tahun 2015 dan Keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Nomor: KD. 98/OP.404/ASDP-2015.

Berikut ini Tarif Tiket Terpadu Penyeberangan Antar Proprinsi di seluruh wilayah Indonesia

1. Penyeberangan Merak – Bakauheni dengan jarak tempuh 15 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 15,000
    – Anak-anak: Rp 9,000
  • Kendaraan:
    – Sepeda (Gol I): Rp 24,500
    – Sepeda Motor <500 cc (Gol II): Rp 49,000
    – Sepeda Motor >500 cc (Gol III): Rp 107,000
    – Mobil/Sedan (panjang hingga 5 m) (Gol IV-A): Rp 347,000
    – Mobil Barang (panjang hingga 5 m) (Gol IV-B): Rp 313,000
    – Bis Sedang (panjang hingga 7 m) (Gol V-A): Rp 765,000
    – Truck Sedang (panjang hingga 7 m) (Gol V-B): Rp 646,000
    – Bis Besar (panjang hingga 10 m) (Gol VI-A): Rp 1,291,000
    – Truck Besar (panjang hingga 10 m) (Gol VI-B): Rp 946,000
    – Truck/Trailer (panjang hingga 12 m) (Gol VII): Rp 1,437,000
    – Truck/Trailer (panjang hingga 16 m) (Gol VIII): Rp 2,159,000
    – Truck/Trailer (panjang diatas 16 m) (Gol IX): Rp 3,532,000

2. Penyeberangan Ketapang – Gilimanuk dengan jarak tempuh 5 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa : Rp 7,500
    – Anak-anak: Rp 5,500
  • Kendaraan:
    – Gol I : Rp 8,500
    – GOl II : Rp 24,500
    – Gol III : Rp 37,500
    – Gol IV-A : Rp 148,000
    – Gol IV-B : Rp 133,000
    – Gol V-A : Rp 281,000
    – Gol V-B : Rp 227,000
    – Gol VI-A : Rp 468,000
    – Gol VI-B : Rp 374,000
    – Gol VII : Rp 493,000
    – Gol VIII : Rp 744,000
    – Gol IX : Rp 1,104,000

3. Penyeberangan Lembar – Padangbai dengan jarak tempuh 38 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa : Rp 44,000
    – Anak-anak: Rp 29,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 64,000
    – Gol II: Rp 123,000
    – Gol III: Rp 246,000
    – Gol IV-A: Rp 879,000
    – Gol IV-B: Rp 824,000
    – Gol V-A: Rp 1,777,000
    – Gol V-B: Rp 1,457,000
    – Gol VI-A: Rp 3,004,000
    – Gol VI-B: Rp 2,394,000
    – Gol VII: Rp 3,057,000
    – Gol VIII: Rp 4,538,000
    – Gol IX: Rp 6,824,000

4. Penyeberangan Bajoe – Kolaka dengan jarak tempuh 85 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 74,000
    – Anak-anak: Rp 49,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 108,000
    – Gol II: Rp 221,000
    – Gol III: Rp 392,000
    – Gol IV-A: Rp 1,555,000
    – Gol IV-B: Rp 1,452,000
    – Gol V-A: Rp 3,067,000
    – Gol V-B: Rp 2,546,000
    – Gol VI-A: Rp 5,156,000
    – Gol VI-B: Rp 4,198,000
    – GOl VII: Rp 5,452,000
    – Gol VIII: Rp 7,840,000
    – Gol IX: Rp 11,690,000

5. Penyeberangan Sape – Labuan Bajo dengan jarak tempuh 75 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 59,000
    – Anak-anak: Rp 39,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 98,000
    – Gol II: Rp 177,000
    – Gol III: Rp 343,000
    – Gol IV-A: Rp 1,290,000
    – Gol IV-B: Rp 1,168,000
    – Gol V-A: Rp 2,562,000
    – Gol V-B: Rp 2,100,000
    – Gol VI-A: Rp 4,293,000
    – Gol VI-B: Rp 3,448,000
    – GOl VII: Rp 4,440,000
    – Gol VIII: Rp 5,719,000
    – Gol IX: Rp 8,554,000

6. Penyeberangan Sape – Waikelo dengan jarak tempuh 70 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 64,000
    – Anak-anak: Rp 44,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 94,000
    – Gol II: Rp 172,000
    – Gol III: Rp 358,000
    – Gol IV-A: Rp 1,139,000
    – Gol IV-B: Rp 1,084,000
    – Gol V-A: Rp 2,743,000
    – Gol V-B: Rp 2,266,000
    – Gol VI-A: Rp 4,259,000
    – Gol VI-B: Rp 3,403,000
    – GOl VII: Rp 4,410,000
    – Gol VIII: Rp 5,195,000
    – Gol IX: Rp 7,760,000

7. Penyeberangan Pagimana – Gorontalo dengan jarak tempuh 95 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 79,000
    – Anak-anak: Rp 54,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 123,000
    – Gol II: Rp 226,000
    – Gol III: Rp 402,000
    – Gol IV-A: Rp 1,614,000
    – Gol IV-B: Rp 1,452,000
    – Gol V-A: Rp 3,086,000
    – Gol V-B: Rp 2,413,000
    – Gol VI-A: Rp 4,420,000
    – Gol VI-B: Rp 3,212,000
    – GOl VII: Rp 5,332,000
    – Gol VIII: Rp 7,552,000
    – Gol IX: Rp 11,288,000

8. Penyeberangan Bitung – Ternate dengan jarak tempuh 156 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 118,000
    – Anak-anak: Rp 79,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 182,000
    – Gol II: Rp 334,000
    – Gol III: Rp 608,000
    – Gol IV-A: Rp 2,393,000
    – Gol IV-B: Rp 2,245,000
    – Gol V-A: Rp 4,742,000
    – Gol V-B: Rp 3,947,000
    – Gol VI-A: Rp 7,695,000
    – Gol VI-B: Rp 5,540,000
    – GOl VII: Rp 8,331,000
    – Gol VIII: Rp 9,610,000
    – Gol IX: Rp 14,350,000

9. Penyeberangan Mamuju – Balikpapan dengan jarak tempuh 184 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 143,000
    – Anak-anak: Rp 95,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 221,000
    – Gol II: Rp 393,000
    – Gol III: Rp 760,000
    – Gol IV-A: Rp 2,800,000
    – Gol IV-B: Rp 2,697,000
    – Gol V-A: Rp 5,840,000
    – Gol V-B: Rp 4,583,000
    – Gol VI-A: Rp 8,733,000
    – Gol VI-B: Rp 6,383,000
    – GOl VII: Rp 8,860,000
    – Gol VIII: Rp 10,738,000
    – Gol IX: Rp 16,061,000

10. Penyeberangan Batulicin – Garongkong dengan jarak tempuh 242 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 130,000
    – Anak-anak: Rp 90,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 195,000
    – Gol II: Rp 340,000
    – Gol III: Rp 680,000
    – Gol IV-A: Rp 2,080,000
    – Gol IV-B: Rp 2,070,000
    – Gol V-A: Rp 3,040,000
    – Gol V-B: Rp 2,980,000
    – Gol VI-A: Rp 5,370,000
    – Gol VI-B: Rp 5,270,000
    – GOl VII: Rp 6,410,000
    – Gol VIII: Rp 9,830,000
    – Gol IX: Rp 14,720,000

11. Penyeberangan Namea – Sanama dengan jarak tempuh 120 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 120,000
    – Anak-anak: Rp 90,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 180,000
    – Gol II: Rp 265,000
    – Gol III: Rp 255,000
    – Gol IV-A: Rp 1,580,000
    – Gol IV-B: Rp 1,110,000
    – Gol V-A: Rp 3,190,000
    – Gol V-B: Rp 1,820,000
    – Gol VI-A: Rp 5,190,000
    – Gol VI-B: Rp 2,260,000
    – GOl VII: Rp 5,220,000
    – Gol VIII: Rp 5,820,000
    – Gol IX: Rp 8,710,000

12. Penyeberangan Labuan Bajo – Jampea dengan jarak tempuh 110 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 60,000
    – Anak-anak: Rp 40,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 60,000
    – Gol II: Rp 130,000
    – Gol III: Rp 200,000
    – Gol IV-A: Rp 880,000
    – Gol IV-B: Rp 850,000
    – Gol V-A: Rp 1,810,000
    – Gol V-B: Rp 1,200,000
    – Gol VI-A: Rp 2,870,000
    – Gol VI-B: Rp 1,975,000
    – GOl VII: Rp 2,830,000
    – Gol VIII: Rp 4,145,000
    – Gol IX: Rp 6,190,000

13. Penyeberangan Kelian – Tj. Apiapi dengan jarak tempuh 30 mil

  • Penumpang:
    – Dewasa: Rp 39,000
    – Anak-anak: Rp 24,000
  • Kendaraan:
    – Gol I: Rp 59,000
    – Gol II: Rp 103,000
    – Gol III: Rp 197,000
    – Gol IV-A: Rp 717,000
    – Gol IV-B: Rp 643,000
    – Gol V-A: Rp 1,400,000
    – Gol V-B: Rp 1,150,000
    – Gol VI-A: Rp 2,353,000
    – Gol VI-B: Rp 1,856,000
    – GOl VII: Rp 2,480,000
    – Gol VIII: Rp 3,624,000
    – Gol IX: Rp 5,400,000

Leave a Comment

Marhaban Ya Ramadhan

Tak terasa, setengah bulan lagi akan memasuki bulan Ramadhan dimana umat islam akan menunaikan kewajibannya menjalankan ibadah puasa. Rasanya baru kemaren lebaran…cepat banget waktu berlalu.
Masyarakatpun mulai mempersiapkan segala sesuatunya dalam menyambut bulan suci ini. Yang tidak kalah seru, banyak dari mereka juga yang melangsungkan pernikahan dibulan menjelang puasa ini 🙂 … mungkin berkahnya beda dibanding bulan lain kali yah.. 🙂
Disisi lain, seperti biasa… harga sembako pun ikut merangkak naik. Kadang bingung, ada gak sih yang mengontrol harga sembako dinegeri ini? Kalo hanya berlandaskan denabd abd supply (seperti banyak dibilang oleh ahli-ahli ekonomi), terus rakyat yang penghasilannya pas-pasan akan ikat pinggang donk?

Tapi begitulah kehidupan, ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan. Tidak ada yang untung semua. Yang jual busana masa kini dan busana muslim juga akan kebanjiran order dibanding bulan-bulan biasa. Buat kaum pekerja, mungkin ini sedikit terbantu dengan adanya Tunjangan Hari Raya (THR), tapi bagaimana dengan nasib mereka diluar itu? Ya usaha sendirilah…gak ada istilah THR an :).

Lepas dari itu semua, menjelang Ramadhan sebaiknya persiapkan mental dan fisik secara islamiah karena ini yang akan memberi hasil baik dikehidupan dunia setalah bulan ramadhan ini maupun bekal di akhirat nanti. Marhaban ya Ramadhan.

Leave a Comment

Rumah Baru, Dinding Sudah Ada Yang Retak

Pernah mengalami atau mendengar keluhan tentang rumah baru tapi dinding bagian luar sedikit mengalami retak ngak? Saya yakin anda semua paling tidak pernah mendengar kejadian tersebut. Kok bisa ya?

Saya sendiri baru mengalaminya beberapa minggu yang lalu setelah mengambil rumah baru ukuran kecil dibilangan daerah Parung, Bogor. Ternyata, setelah saya ceritakan kejadian ini kepada teman-teman saya, mereka bilang ini ‘sudah umum’ terjadi, khususnya di perumahan kelas menengah kebawah. Hah? Sudah umum?

Menurut mereka, kasus ini mungkin saya sering terjadi dikarenakan para pemborong atau bahkan developernya itu sendiri memasang anggaran yang super ketat dengan alasan profit margin yang sedikit. Walaupun itu mungkin saja hanya dugaan mereka, namun kasus tersebut sudah menjadi rahasia umum. Rumah kecil atau sederhana pasti kualitasnya pas-pasan kalo gak mau dibilang hancur-hancuran.

Terlepas dari itu semua, jikalau memang permasalahannya terjadi pada efisiensi yang super ketat terhadap adukan semen dan pasir, kan ada alternatif lain yang biayanya murah tapi kualitas bisa dipertahankan sehingga kasus seperti ini tidak mudah terjadi, seperti dengan penggunaan semen mortar yang memiliki daya rekat yang super hebat dibanding semen-semen biasa tapi harga yang hampir sama.

Seharusnya mereka juga mau mencari alternatif lainnya guna mempertahankan kualitas perumahan yang dibangunnya tanpa mengorbankan sisi konsumen sekalipun untuk tipe rumah sederhana atau sangat sederhana. Mereka juga berhak mendapatkan perumahan yang layak walau kelasnya berbeda.

Leave a Comment

Older Posts »